Polres Jember Ungkap Peredaran Pil Koplo Lewat Online - Kabare Jember

Breaking

Polres Jember Ungkap Peredaran Pil Koplo Lewat Online

Polres Jember Ungkap Peredaran Pil Koplo Lewat  Online


JEMBER,  kabare jember. com –  Perkembangan jaman semakin canggih. Justru di era digital, banyak cara dilakukan oleh generasi milenial dalam menjalankan usaha melalui aplikasi jual beli online. Namun belakangan ini banyak warga yang menyalahgunakan hal ini. 

Salah satunya yang diungkap  Sat Resnarkoba Polres Jember, Senin (31/10/2022).  Petugas berhasil membekuk AR (37) warga Dusun Krajan Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi, Jember, Saat itu, pelaku menerima kiriman ribuan Pil Koplo Trihexyphenidyl melalui aplikasi online shop Shopee.


Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menyatakan bahwa, informasi terungkapnya pelaku pesan ribuan pil kopo ini berkat adanya laporan masyarakat. Bahwa pelaku sejak bulan Juni lalu dikenal sebagai pengedar Pil Koplo, serta menerima barang haram tersebut dari paket yang dikirim ke rumahnya.


“Pelaku berhasil amankan di rumahnya saat menerima kiriman paket pil koplo tersebut, dari pemeriksaan yang kami lakukan terhadap pelaku, yang bersangkutan sudah menjalani profesi ini sejak Juni lalu,” ujar Kapolres.


Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 1300 butir pil koplo yang dibungkus menggunakan 2 kaleng plastik, 3 kaleng bekas kosong, 50 klip plastik, sarung bantal bermotif donald bebek tempat membungkus pil, 1 bungkus plastik warna hitam dari ekspedisi si Cepat dengan Register kode pengiriman 004103214992 atas nama pengirim dani pribadi serta 1 buah Handphone.


“Kami masih terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan terhadap pelaku, karena tidak menutup kemungkinan pelaku tidak bekerja sendiri, tapi ada jaringan yang bekerjasama dengan pelaku,” jelas Kapolres.


Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pihaknya menjerat pelaku dengan pasal Pasal 196 Subs Pasal 197 Undang Undang R.I.No.36 Tahun 2009 Jo pasal 60 angka 10 UU R.I No 11 th 2020 dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun.


“Pelaku kami jerat dengan Pasal 196 Subs Pasal 197 Undang Undang R.I.No.36 Tahun 2009 Jo pasal 60 angka 10 UU R.I No 11 th 2020, ancamannya 15 tahun penjara,”pungkas Kapolres. (mia/iza/mul) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact