Pengerjaan Proyek Desa Glundengan Terkendala Molornya SPJ DD Tahap 1 - Kabare Jember

Breaking

Pengerjaan Proyek Desa Glundengan Terkendala Molornya SPJ DD Tahap 1

Pengerjaan Proyek Desa Glundengan Terkendala Molornya SPJ DD Tahap 1



Jember, kabarejember.com -- Beberapa Proyek DD (Dana Desa) yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2021 di desa Glundengan kecamatan Wuluhan kabupaten Jember terkendala molornya SPJ DD Tahap 1 yang sampai saat ini belum selesai.


Seperti yang disampaikan oleh Plh Kepala Desa Glundengan, Mukantar kepada media saat dikonfirmasi terkait proyek jembatan di dusun Sumberejo desa Glundengan, yang dinilai warga mencurigakan karena tidak mencantumkan waktu dan tahun pekerjaan.


Warga Glundengan melihat papan proyek terpasang di sekitar jembatan lingkungan mbok Lis dusun Sumberejo RT. 037  bertuliskan Pembangunan Jembatan, sumber dana DD, bernilai Rp 175.475.000,- 


"Proyek pembangunan jembatan yang berlokasi di lingkungan mbok Lis dusun Sumberejo RT.037 desa Glundengan sebenarnya adalah proyek DD Tahap 2, tetapi dananya belum cair sehingga tidak bisa dikerjakan," ungkap Mukantar, Kamis (21/10/2021).


Menurut Mukantar, tidak cairnya dana DD Tahap 2 akibat belum selesainya Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) DD Tahap 1 terkait PPKM  belum ditandatangani.


"Yang berhak menandatangani dan bertanggungjawab SPJ DD tahap 1 adalah Kepala Desa definitif (pak Heri) yang saat ini masih menjalani proses hukum, sedangkan saya bertanggungjawab tahap 2 DD," ujarnya.


Lebih lanjut Mukantar menjelaskan, untuk DD tahap 2 sebenarnya ada 3 pekerjaan atau proyek yang harusnya sudah dikerjakan yaitu jembatan, RTLH, dan kantor Bumdes.


"Sekarang sudah bulan Oktober, kalau DD Tahap 2 cair sesuai rencana dan harapan, ketiga proyek tersebut sudah bisa diselesaikan bulan Agustus 2021 lalu," tegas Mukantar.


Mukantar mengatakan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar BLT DD Tahap 2 bisa segera dicairkan dan pembangunan dapat dilanjutkan.


"Percepatan pencairan dana DD seharusnya menjadi pertimbangan, mengingat situasi desa Glundengan saat ini berbeda dengan desa lainnya. Kalau tidak segera dicairkan tahap 2 nya, dikhawatirkan pembangunan di Desa Glundengan terhambat," pungkas Mukantar. (her) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact