Pengajian Umum di Musolla " Nurul Hudha" Petung Bangsalsari - Kabare Jember

Breaking

Pengajian Umum di Musolla " Nurul Hudha" Petung Bangsalsari

Pengajian Umum di Musolla " Nurul Hudha" Petung Bangsalsari



Jember,kabarejember.com -----Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bermakna meneladani jejak langkah sunnah Rasulullah yang telah di wariskannya. Beliau adalah teladan hidup yang menyemai banyak kebaikan dalam rangkaian keindahan hidup. Keteladanan yang akan senantiasa layak diikuti setiap generasi dari semua generasi sekarang maupun yang akan datang. Perjalanan sejarah hidup beliau melalui berbagai fase yang penuh kemandirian dan perjuangan. Semua perjalanannya juga dihiasi dengan keluhuran sikap dan ketinggian budi pekerti.



Peran agung Rasulullah Saw. sebagai pembawa risalah Islam sekaligus sebagai teladan atau penyempurna akhlak bagi umat manusia membuat hari kelahiran beliau menjadi begitu bermakna, terutama bagi kaum muslim. Momen peringatan maulid nabi menjadi ajang mengingat, mengenang, meneladani, serta mengungkapkan cinta dan kerinduan kepada Rasulullah Saw. Hal tersebut biasa diekspresikan melalui lantunan shalawat, syair-syair, dan puji-pijian yang menggambarkan kegembiraan dan suka-cita atas kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW. 


Wajar jika peringatan Maulud Nabi diperingati dan diekspresikan melalui berbagai macam cara, Terlebih bagi umat muslim di Indonesia yang lekat dengan berbagai tradisi kebudayaan dalam mengekpresikan spirit beragamanya.


Beragam tradisi di masyarakat terkait maulid Nabi Muhammad SAW selalu kaya akan makna dan hikmah yang bisa kita petik dan kita pelajari. Di samping bernilai spiritual yang menggambarkan keimanan pada Allah Swt lewat pengakuan dan kesadaran akan kerasulan Nabi Muhammad Saw., tradisi-tradisi tersebut juga kaya akan nilai-nilai kebaikan bagi sesama manusia.


Setiap datang bulan Rabiul Awal, Umat Islam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau dilahirkan pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah, bertepatan dengan tanggal 21 April 571 M. 


Tanggal 12 Rabiul Awal sendiri dalam sejarah hidup Nabi Muhammad SAW mempunyai arti penting, sebab selain dilahirkan pada tanggal ini, beliau hijrah dari Makkah Al-Mukarromah ke Madinah Al-Munawwarah dan wafat pada tanggal yang sama.


Sejumlah pra acara peringatan biasanya digelar dengan melibatkan sejumlah tokoh dan pemuda serta para simpatisan , Seperti halnya peringatan yang digelar oleh Warga masyarakat  lingkungan  Rt. 001 Rw. 007 dusun Krajan Desa Petung Kecamatan Bangsalsari Jember  yang di awali dengan berbagai macam kegiatan sebelum acara puncak tiba.


kegiatan yang dipandu oleh Pembawa acara Abdul Munip ini dihadiri oleh : ketua Rt 001, muspika,tokoh terkemuka di Desa Petung,Pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihien Gebang Jember KH.Mushoddiq Fikri,S Sos, dan Kyai Badrus sodik.


Berbagai lomba baik formal maupun non formal  meramaikan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di halaman Musolla Nurul Hudha  lingkungan Rt.001 Rw.007 Dusun Krajan Desa Petung Kecamatan Bangsalsari Jember.


Cabang yang dilombakan dalam kegiatan  non formal  yaitu  :


1.Mengambil koin dalam 

    jeruk

2. Memukul air

3. masukkan benang 

     kedalam jarum

4. lari karung

5. makan krupuk

6. memasukkan  paku

     kedalam botol dan

7. lari kelereng.

 

Sedangkan perlombaan formal ( keagamaan ) antara lain :

1.Monakosah

2.Muhafadhoh

3. Tilawah

4.tertib sholat

5. Adzan dan 

6. santri teladan


Pengasuh Taman Pendidikan  Al-Qur'an ( TPQ) Nurul Hudha Kyai Abu Amar yang diwakili oleh Ustad Abdul Kadir, kepada wartawan media ini  menjelaskan,


 ” kegiatan perlombaan pada acara ini diikuti oleh 68 peserta yang berasal dari  santriwan dan santriwati TPQ Nurul Hudha dengan tujuan  tiada lain kecuali untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, meningkatkan kecintaan anak usia dini dan remaja kepada Nabi Muhammad SAW”.papar Ustad Abdul Kadir.


Saat Wartawan media ini konfirmasi kepada ketua panitia H.Soleh, Ia mengatakan " Terimaksih kami ucapkan kepada panita, pihak muspika, para simpatisan, tokoh agama dan tokoh masyarakat   masyarakat di lingkungan Rt 001 Rw 007 Dusun Krajan  dan sekitarnya yang telah memberi kesempatan kepada kami dalam acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dan juga harapan kami dengan diadakannya perlombaan ini diharapkan bisa meningkatkan kan sikap berlomba lomba dalam melakukan kebaikan dan memberikan wadah kepada anak usia dini dan remaja untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas keagamaan yang dimilikinya" papar ketua panitia.


Tepat jam 20.45 Wib segenap yang hadir semakin antusias setelah melihat kehadiran 

KH. Mushoddiq Fikri S Sos Pengasuh ponpes Riyadlus Sholihien kelurahan Gebang Jember. Kehadiran mubaliq itu  diikuti oleh lantunan sholawat Nabi, sehingga suasana Pengajian semakin haru dan gema.


Dalam ceramhnya yang berdurasi lebih kurang 40 menit, KH.Mushoddiq Fikri S Sos 

memaparkan isi kandungan Surat At-Taubah ayat 128 


" laqad jā`akum rasụlum min anfusikum 'azīzun 'alaihi mā 'anittum ḥarīṣun 'alaikum bil-mu`minīna ra`ụfur raḥīm" Terjemah Arti: Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin."paparnya ( Jumat, 15 Oktober 2021).  

( Mulyono )

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact