Bupati Jember dan Forkopimda Gelar Upacara Hari Santri Secara Terbatas - Kabare Jember

Breaking

Bupati Jember dan Forkopimda Gelar Upacara Hari Santri Secara Terbatas

Bupati Jember dan Forkopimda Gelar Upacara Hari Santri Secara Terbatas



Jember, Kabarejember.com -      Masih dalam suasana pandemi dan Jember masih level 3, Bupati Jember Hendy siswanto dan Jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) menggelar Upacara Hari Santri Nasional (HSN),  Jumat (22/10/2021).


Peserta upacara dibatasi dengan mengundang perwakilan dari berbagai pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Jember, baik secara Luring maupun Daring, di Aula Carya Dharma Praja Mukti Kantor Pemkab Jember.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Hendy menyampaikan kabar gembira kepada  para para santri.


"Hari Santri tahun ini sangatlah berbeda, karena baru tahun ini ada Peraturan Presiden (Perpers) Joko Widodo untuk membantu pesantren, baik dari sumber APBN dan APBD," ungkap Bupati Jember.


“Ini wajib disyukuri, tentunya ini menjadi kesempatan mulia bagi para santri, bahwa pesantren sama dengan tempat pendidikan yang lain,” terangnya.


Hendy berharap, para santri bisa mengimplementasikan keilmuannya diluar pesantren. 


“Karena, orang yang diluar banyak yang ingin mengetahui ilmu yang ada didalam dan itu sangat penting sekali," katanya.


Usai melaksanakan upacara HSN di Aula Carya Dharma Praja Mukti,

Bupati Hendy Siswanto didampingi Wabup Gus Firjaun mengunjungi beberapa Stand produk karya santri di teras belakang kantor Pemkab Jember.


Bupati Jember dan Wakilnya, memborong aneka macam hasil karya santri tersebut. Selain itu, Bupati mengatakan bahwa, Pemkab Jember akan mensuport terus, baik edukasi terkait perizinan maupun sebagainya.


Informasi, Pondok Pesantren yang mengikuti Pameran antara lain, Assuniyah Kencong, Al Bidayah Tegal Besar, Hujjatul Islam, Koppontren Darsul Bingar, Koppontren Ratu, PD Muhammadiyah, Koppontren Al Azhar, dan Koppontren Al Muttaqin. (her) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact