Unit Reskrim Polsek Sukorambi Ungkap Kasus Penipuan Berkedok Umroh - Kabare Jember <>

Breaking

Unit Reskrim Polsek Sukorambi Ungkap Kasus Penipuan Berkedok Umroh

Unit Reskrim Polsek Sukorambi Ungkap Kasus  Penipuan Berkedok Umroh



Jember, kabarejember.com ----- Wanita asal Mangli Jember berinisial EPH( 46 tahun ) yang beralamat di jalan Otto Iskandar Dinata No.61 Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates Jember ( Depan Puskesmas Mangli ) berhasil diamankan polisi.


EPH pelaku penipuan/penggelapan uang calon jemaah umroh dalam menjalankan aksinya awalnya mendatangi  rumah Buya ( korban ).


Kedatangan  Pelaku ke rumah korban mengaku sebagai karyawan PT. Kamilah Wisata Muslim agen resmi untuk jasa pemberangkatan Umroh sambil menunjukkan  Kartu Tanda Anggota PT ( eblek ), lalu menawarkan promo kalau ada satu kursi umroh yang kosong/ belum terisi seharga Rp.25.000.000 ( duapuluh lima juta rupiah )degan tambahan biaya lain-lain / biaya administrasi sehingga total berjumlah Rp.30.000.000 ( tigapuluh juta rupiah )


Dengan tawaran itu akhirnya Buya yang beralamat di Dusun Jubung Lor Rt/Rw : 001/007 Desa Jubung kecamatan Sukorambi Jember tertarik dan pada tanggal 12 Desember 2019, Buya disuruh melakukan Transfer M+Banking sebesar Rp.10.000.000 melalui rekening BCA mili pelaku )dengan nomor rekening 0757396262.


Karena kuota nominal transfer limit, maka keesokan harinya tepatnya tanggal 13 Desember 2019 Buya disuruh pelaku  mentransfer Via ATM Indomart Tawangalon sebesar Rp.10.000.000 , dan tanggal 14 Desember 2019 Buya disuruh mentrasfer sisanya Via ATM Roxy sebesar Rp. 10.000.000.


Pada tanggal 15 Desember 2019 kira jam 09.00 Wib pelaku datang ke rumah Buya ( korban )sambil memberikan kwitansi pembayaran jasa pemberangkatan umroh dengan nominal total tertulis dikwitansi sebesar Rp.30.000.000 .


Selanjutnya Buya diberi tahu oleh pelaku tentang  jadwal pemberangkatan yaitu tanggal 25 Maret 2020.


Karena sudah mendekati tanggal pemberangkatan, kemudian  Buya menelpon pelaku dengan maksud hendak menanyakan keberangkatan umroh jadinya kapan , dan pelakupun menjawabnya bahwa pemberangkatan tetap tanggal 25 Maret 2020, dan Buya akan segera mendapat peralatan umroh berupa seragam dan lain-lainnya.


Setelah sampai tanggal 25 Maret 2020, Buya menanyakan lagi melalui Chat Watshapp dan Eni pun membalasnya Bahwa keberangkatan ditunda sampai pandemi corona berakhir. 


Anehnya, tanggal 31 Agustus 2021 , Buya sebagai korban melihat status Watshapp pelaku  bertuliskan " DICARI EPH  KARENA PENIPUAN DAN PENGGELAPAN UANG JEMA'AH UMROH SEGERA HUBUNGI KEKUARGA KAMI KE NOMOR : 081574451924 ".

Tanpa basa basi akhirnya  Buya ( korban ) langsung menghubungi menejemen PT.Kamilah Wisata Muslim yang bernama Vinda dan didapatkan informasi bahwa yang namanya Buya tidak terdaftar pada pemberangkatan Umroh pada PT.Kamilah Wisata Muslim karena uang Buya tidak masuk ke menejemen PT.


Menurut beberapa sumber dilapangan yang berhasil dihimpun oleh wartawan media ini bahwa jumlah korban calon jemaah umroh sebanyak 15 orang dari berbagai daerah di wilayah jember.


Kapolsek Sukorambi AKP. Sigit Budiono SH.yang didampingi Kanit Reskrim Teguh Siswanto,SH. saat ditemuai di kantornya oleh wartawan media ini membenarkan adanya tindak pidana tersebut.


Kanit Reskrim Polsek Sukorambi Jember Teguh Siswanto,SH. saat dikonfirmasi menjelaskan 


" Tersangka sudah ditahan di polres Jember dan kami disini hanya mengembangkan karena ada korban di wilayah Sukorambi dan barang bukti yang diamankan oleh penyidik diantaranya :

- Kwitansi pembayaran tertanggal 13-12-2019.

- 2 lembar Print Out rekening BCA, dengan nomor rekening 3330332343, atas nama EPH

- Foto Screenshote transaksi BCA M.Banking tertanggal 12-12-2019.

- Dua lembar copy kitir transfer rekening BCA tertanggal 13-12-2019 dan tertanggal 14-12-2019" Jelas Teguh.


Lebih jauh  lagi kanit Reskrim Sukorambi memaparkan ke media ini

" Semua uang  yang dari korban itu oleh tersangka sengaja bukan  disetor ke PT untuk biaya perjalanan Umroh,, melainkan uang tersebut dipergunakan untuk bisnis jual beli beras dan sisanya menginvestasikan uang tersebut untuk mengikuti aplikasi CAMETTO hingga uangnya habis. Dengan hal tersebut hingga sekarang pelapor tidak juga berangkat Umroh sesuai jadwal yang telah diberikan oleh tersangka yaitu tanggal 25-3-2020, sehingga pelapor melaporkan kejadian tersebut" paparnya.


" Alhamdulillah baik saksi, korban maupun pelaku sudah kami periksa dan bahkan Berita Acara Pemeriksaan ( BAP ) sudah kami kirim ke Kejaksaan Negeri Jember tinggal menunggu P-21 nya." Kilah Tegus kepada Wartawan media ini.


( Yon/mul )

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact