Camat Gumukmas Tegaskan Pembangunan Jembatan Ke Pulau Macema Dibiayai APBD Jember - Kabare Jember <>

Breaking

Camat Gumukmas Tegaskan Pembangunan Jembatan Ke Pulau Macema Dibiayai APBD Jember

Camat Gumukmas Tegaskan  Pembangunan Jembatan Ke Pulau Macema Dibiayai APBD Jember



Jember, kabarejember.com -- Camat Gumukmas, Bobby Arie Sandy menegaskan bahwa biaya pembangunan jembatan penyeberangan ke pulau Macema di kawasan pesisir desa Mayangan Kecamatan Gumukmas akan dibiayai oleh Pemkab Jember melalui APBD.


Untuk itu, Bobby meminta kepada Pokdarwis Tri Bahari Lestari desa Mayangan untuk mengkaji ulang dan menghentikan pembangunan jembatan bambu yang dibiayai secara swadaya.


"Sebaiknya dana yang dimiliki oleh Pokdarwis dipergunakan untuk hal lainnya, misal perbaikan kantor Pokdarwis atau membuat rest area, karena pembangunan jembatan akan dibiayai Pemkab Jember lewat APBD," ungkap Bobby dalam pertemuan mediasi di pesisir desa Mayangan, Rabu (22/09/2021).


Bobby menjelaskan bahwa Pemkab Jember sedang melakukan Inventarisasi tanah pesisir mulai dari Pantai Bandealit hingga Pantai Paseban, dan saat ini sudah dalam proses Sertifikasi dan pengajuan HPL (Hak Pengelolaan Lahan).


"Karena itu diharapkan masyarakat memahami dan menghentikan pembangunan jembatan penghubung dari daratan desa Mayangan ke kawasan wisata Pantai Macema, yang masuk dalam kawasan pengelolaan wisata Pemkab Jember," katanya.


"Nantinya jika sudah rampung masyarakat yang ingin ikut memanfaatkan lahannya bisa kerjasama dengan Pemkab, karena pada prinsipnya Pemkab Jember untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat," ujar Bobby.


Sebagai informasi, hadir dalam pertemuan yang di-inisiasi oleh Bobby, Kades Kepanjen Saiful Mahmut, Pj Kades Mayangan Sartono, Ketua Pokdarwis Siti Saroh dan beberapa anggota, serta pengamat SDA Gumukmas Heryanto.

 

Awalnya pertemuan ini berjalan alot karena munculnya argumen terkait batas desa Kepanjen dan Mayangan, namun akhirnya para pihak sadar karena pengelolaannya akan langsung dilakukan oleh Pemkab.


Ketua Pokdarwis Tri Bahari Lestari, Siti Saroh mengatakan bahwa inisiatif pembangunan jembatan tersebut sudah sejak kepala desa masih dijabat Sulimah.


"Kami akan menghentikan pembangunan jembatan apabila ada surat tertulis dari Bupati atau dinas terkait," tegasnya.


Seorang anggota Pokdarwis, Candra ngotot untuk tetap meneruskan pembuatan jembatan, dengan dalih sampai saat ini masih berstatus tanah negara, legalitas Pemkab Jember belum jelas dan saat ini masih dalam proses pengajuan.


"Kami akan tetap meneruskan pembangunan jembatan, tidak apa-apa meskipun nantinya akan dibongkar lagi, apabila dibangun jembatan oleh Pemkab," pungkasnya.


Setelah melalui perdebatan panjang akhirnya disepakati Pokdarwis akan mengadakan rapat intern terkait kelangsungan pembangunan jembatan, dan hasilnya akan dilaporkan dalam beberapa hari kedepan. (her)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact