Petik Laut Larung Sesaji Puger Kulon Tetap Terasa Sakral Meskipun Dengan Prokes Keras - Kabare Jember <>

Breaking

Petik Laut Larung Sesaji Puger Kulon Tetap Terasa Sakral Meskipun Dengan Prokes Keras

Petik Laut Larung Sesaji Puger Kulon Tetap Terasa Sakral Meskipun Dengan Prokes Keras



Jember, kabarejember.com --Acara sakral Petik Laut Larung Sesaji  selamatan desa merupakan acara tahunan di Bulan Suro sangat ditunggu oleh masyarakat nelayan pantai Puger,  khususnya Desa Puger Kulon kecamatan Puger.


Secara sederhana namun tetap terasa sakral, Pemdes Puger Kulon menggelar acara petik laut larung sesaji dan selamatan desa dengan menerapkan protokol kesehatan keras. Prosesi diikuti hanya oleh perangkat desa  dan beberapa tokoh masyarakat, Selasa pagi (24/08/2021).


"Petik laut larung sesaji dan selamatan desa merupakan kearifan lokal yang sangat ditunggu oleh masyarakat, karena ini adalah bentuk rasa syukur yaitu tasyakuran, maka dengan sangat terbatas sekali tetap kami laksanakan dengan protokol kesehatan keras  seperti memakai masker, mencuci tangan dan tidak boleh ada kerumunan," kata Kepala Desa Puger Kulon, Nurhasan.


Nurhasan mengungkapkan, acara yang digelar pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang pelaksanaannya sangat meriah dan diikuti berbagai unsur masyarakat.


Jolen-jolen berisi sesaji yang dulunya diarak dengan berjalan kaki dari kantor desa ke laut sekarang tidak lagi dilakukan karena untuk menghindari kerumunan di masa pendemi.


"Hanya ada 2 jolen yang berupa replika perahu berisi hasil bumi kita bawa dari balai desa pakai angkutan mobil ke dermaga, setelah dari dermaga baru dibawa ke tengah laut untuk dilarung," ujar Nurhasan.


Adapun rangkaian acara petik laut larung sesaji selamatan desa pada tahun 2021, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran atau khataman pada Senin (23/08/2021), dan dilanjutkan dengan  larung sesaji pada Selasa (24/08/2021).


"Dengan adanya petik laut larung sesaji sebagai bentuk syukur kita kepada Allah Swt, kalau kita bersyukur insya Allah rejeki kita akan ditambah, dan semoga pandemi ini segera berlalu dari bumi Nusantara Republik Indonesia tercinta... Amin yaa Robbal Alamin." Pungkas Nurhasan.

 (her)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact