Jumat Berkah, PMI Jember Gelar Aksi Sosial - Kabare Jember <>

Breaking

Jumat Berkah, PMI Jember Gelar Aksi Sosial

Jumat Berkah, PMI Jember Gelar Aksi Sosial

 


Jember, kabarejember.com -- Menyambut Jumat Berkah, pengurus, pegawai dan relawan PMI Kabupaten Jember, menggelar aksi sosial dengan membagi-bagikan masker dan nasi bungkus dengan cara jalan kaki dari markas PMI Kabupaten Jember di Jalan Jawa sampai ke Alun-Alun Jember. 


Dalam aksi soaial tersebut, selain bagi masker dan nasi bungkus, juga melakukan sosialisasi penerapan Protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 kepada masyarakat  yang ada di jalan. 


Acara bagi masker dan nasi bungkus dipimpin langsung oleh Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. Acara bagi masker dan nasi bungkus baru pertama kali digelar oleh PMI Kabupaten Jember, sebagai pengembangan acara senam bersama yang dilaksanakan hari jumat tiap dua minggu sekali. 


“Alhamdulillah teman-teman pengurus, pegawai dan relawan PMI jalan sehat dari markas ke alun-alun sambil bagi masker dan nasi bungkus untuk mereka yang membutuhkan. Masyarakat menyambut baik aksi PMI ini,” kata Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. 


Dia menjelaskan, acara jalan santai sambil berbagi yang dilaksanakan pengurus, pegawai dan relawan PMI akan dibuat secara rutin, dengan jalur dan lokasi yang berbeda-beda. “Rencana kita akan dibuat rutin agar pengurus, pegawai dan relawan PMI agar sehat, juga menggelar aksi sosial berupa bagi-bagi masker dan nasi bungkus,” ungkapnya. 


Hasil pengamatan selama ini, Zainal menilai masih cukup banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. ”Saya lihat di jalan masih banyak yang tidak pakai masker, maka kami aktif turun ke bawah sosialisasi agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Saat ini Covid-19 meluas lagi, korban terus berjatuhan,” ungkapnya. 


Zaenal menghimbau agar masyarakat mematuhi dan  menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, tidak hanya untuk masyarakat tetapi juga untuk dirinya sendiri dan untuk keluarga di rumah. “Kasihan anggota keluarga di rumah yang masih kecil, sudah tua yang kekuatan imunnya rendah, jika tertular  Covid-19 maka akan berbahaya,” imbuhnya. (her) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact