Muspika Puger Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana Alam dan Covid-19 di Jambearum - Kabare Jember <>

Breaking

Muspika Puger Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana Alam dan Covid-19 di Jambearum

Muspika Puger Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana Alam dan Covid-19 di Jambearum

 


Jember, kabarejember.com -- Bertempat di pendopo kantor Desa Jambearum, Muspika Kecamatan Puger menggelar acara Sosialisasi tanggap bencana alam dan covid-19, Rabu (16/06/2021).


Sosialisasi ini  menindaklanjuti  imbauan Bupati Jember H. Hendy Siswanto agar semua desa yang berdekatan dengan pantai selatan untuk melakukan kegiatan sosialisasi Tanggap bencana Gempa dan tsunami.


Pemateri dalam sosialisasi tersebut, Camat Puger Drs. Mohammad Winardi M.Si, Kapolsek Puger Desa Grenden AKP Ribut Budiono SH, Danramil Puger Kapten Infantri Asno, Kanit Shabara Polsek Puger Aiptu Heriyanto, dan Kasi Trantib Kecamatan Puger Muhyadi. 


Secara bergantian mereka memberikan pengetahuan tentang seluk beluk gempa dan tsunami, dan tidak lupa mengenai pencegahan penyebaran covid-19 kepada RT/RW dan Kader desa Jambearum. Mulai penyebab terjadinya gempa sampai langkah dan tindakan yang mesti dilakukan apabila bencana benar terjadi.


Kepala Desa Jambearum, Imro'ati menyambut baik sosialisasi ini. "Sosialisasi ini penting agar masyarakat Jambearum paham dan mengerti tentang bencana alam, sehingga bisa selalu waspada. Semoga bencana ini tidak terjadi dan hanya prakiraan," ujarnya.


"Kegiatan sosialisasi Tanggap Bencana gempa dan tsunami, wajib untuk disosialisasikan karena menurut informasi dari BMKG Jawa timur bahwa gempa dengan kekuatan 7 Scala lebih Richter berpotensi  tinggi gelombang sampai 29 m dan menyebabkan tsunami. Meskipun itu merupakan prakiraan tetapi kami wajib menyampaikan,  semoga bencana ini tidak terjadi," ujarnya AKP ribut kepada media usai acara sosialisasi.


AKP Ribut juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.


"Untuk sementara kami menghimbau kepada masyarakat untuk menunda acara yang berpotensi menyebabkan kerumunan, seperti perayaan pernikahan dll. Jangan sampai wilayah kita yang sudah zona hijau berubah menjadi zona kuning atau merah." Pungkas Ribut.


Sementara PLH Camat Puger Drs. M Winardi M.Si mengatakan acara sosialisasi ini merupakan tindak lanjut himbauan Bupati Jember bahwa desa atau wilayah yang berdekatan dengan laut selatan untuk diadakan Sosialisasi tanggap bencana alam gempa dan tsunami.


"Tujuan sosialisasi adalah untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana gempa dan tsunami, tidak ketinggalan waspada terhadap penyebaran covid-19 utamanya di Kecamatan Puger," ujarnya.


Lebih lanjut, Winardi berharap sepulang dari acara sosialisasi ini, RT/RW atau yang hadir agar melanjutkan sosialisasi ini kepada keluarga dan masyarakat secara getok tular, misalnya dapat dilakukan saat acara yasinan, sholawatan atau pengajian.


"Meskipun bencana gempa dan tsunami adalah prakiraan, tapi kita tidak boleh lengah. Semua yang sudah mengikuti sosialisasi, bertanggung jawab untuk melakukan sosialisasi lanjutan tanggap bencana alam dan pencegahan Covid-19." Pungkasnya. (her) 



Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact