IKA PMII Jember Galang Alumni Petani Milenial - Kabare Jember <>

Breaking

IKA PMII Jember Galang Alumni Petani Milenial

IKA PMII Jember Galang Alumni Petani Milenial




Jember, kabarejember.com --- Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Jember galang alumni para petani muda (Milenial) beralih ke pupuk non subsidi. 


Pasalnya keberadaan  pupuk bersupsidi semakin langkah, karena terus-terusan dikurangi kuotanya oleh pemerintah. Meski ada upaya Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jember yang menginginkan ada penambahan, namun masih jauh dari kebutuhan.


Misalnya Urea hanya 52. 600 ton dari kebutuhan 53.100 ton.  ZA 18.400 ton dari 37.200, kurang 18.700.  SP36 ketersediaannya hanya 3.300 ton dari  5000 ton, kurang 1.700 ton. NPK tersedia 24.000 dari kebutuhannya 64.900 ton kekurangannya sekitar 40. 800 ton.


Petani tidak bisa terus-menurus bergantung  pupuk bersupsidi, pupuk non subsidi bisa jadi alternarifnya . “Bukti dua tahun berjalan Agro Solution berhasil meningkatkan produksi padi, dari 7 menjadi 9 ton per ha, untung Rp 6 juta”. kata Sekeretaris IKA PMII Sutrisno, Sabtu (26/6/2021). 


Menurut Mantan Ketua Komisariat PMII IKIP Unej bahwa petani milenial ini sekaligus untuk  regenarasi, karena tren yang terjadi mulai ditinggalkan kaum muda, padahal sektor pertanian ini sangat fundamental kebutuhan untuk masyarakat, karena ini berkaitan dengan pangan.  


“Karena batasan berkumpul ditengah Covid-19, ada 40 petani berkumpul  dari usia rata-rata di bawah 40 tahun, kedepan akan terus kami galang  secara bertahap. Mereka terdiri atas petani lahan hamparan perkebunan dan perhutanan sosial dengan luas sekitar 306 ha,” Jelasnya. 


Untuk pola tanam, dan memastikan pemasaran lebih menguntungkan. Tindak lanjutnya melalui koperasi IKA PMII mulai  pembibitan, penyediaan pupuk, pembelian hasil pertanian, serta asuransi serangan hama dan bencana alam dengan bekerjasama dengan PT pupuk Kaltim. 


Sebagai leader, staff tranformasi bisnis Pupuk Kaltim Yusva Sulistiyo berjanji akan menghubungkan petani sekaligus menjalin kerjasama dengan penyedia dana baik Bank, BUMDes maupun mandiri, selain itu juga akan menghubungkan dengan penyedia saprodi, pestisida, dinas dan asuransi.


“Intinya dengan agro solution ini petani dapat manfaat lebih layak dan jadi sejahrera, sehingga para milenial bisa tertarik kembali menjadi petani. “Kami yakin PMII ini bisa, karena saya lihat penaninya punya lebih dari 6 ha, karana satu hamparan penangannya lebih mudah dan murah”, jelas 


Dengan agro solotion dirinya siap membantu dari hulu hingga hilir. “Kami berharap Petani lebih baik, mulai belajar mandiri, Pasalnya ada kabar tahun 2024 dicabut pupuk bersubsidi, jadi yang dilakukan PMII ini benar menngunakan pupuk non Supsidi, tapi hasilnya akan lebih baik” pungkasnya. (eros/mul).

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact