Gara-gara Berebut Air Bersih, Dua Kakek Terlibat Carok - Kabare Jember <>

Breaking

Gara-gara Berebut Air Bersih, Dua Kakek Terlibat Carok

Gara-gara Berebut Air Bersih, Dua Kakek Terlibat Carok

 


Jember, kabarejember.com 

 ---- - Dua orang kakek di Sumberbaru yang masih mempunyai hubungan keluarga/famili, terlibat dalam perkelahian alias duel satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam di areal perkebunan Afdeling Kaliglagah Sumberbaru, Rabu (03/02/2021).

Perkelahian atau carok ini dipicu karena persoalan berebut air bersih atau air minum.


Dalam perkelahian tersebut kakek bernama Sadin alias P.Niman (65), roboh akibat terkena sabetan clurit lawannya, Efi Levanda (65) warga dusun Pakisan Desa Kaliglagah Kecamatan Semboro Kabupaten Jember.


Sadin (korban) yang berusia lebih tua, roboh setelah terkena sabetan clurit pada lengan kanannya. Beruntung korban segera ditolong warga sekitar dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan. Sementara lawannya, Evi Levanda (pelaku) diantarkan ke Polsek Semberbaru Polres Jember oleh H. Kusmadi, Kasun Pakisan Desa Kaliglagah Kecamatan Semboro. 


Menurut H. Kusmadi, air bersih yang dipersoalkan adalah bantuan Pemerintah untuk warga, dan perawatannya diserahkan kepada warga. Untuk perawatan tersebut setiap keluarga pemakai air bersih atau air minum membayar iuran 5 ribu setiap bulan.


"Perselisihan ini mungkin dipicu karena pembagian air bersih atau air minum. Pemakaian air setiap orang tidak sama, ada yang banyak, ada yang sedikit, inilah mungkin yang menjadi pemicunya."ujar H. Kusmadi.


Menurut Kanitreskrim Polsek Sumberbaru, AIPTU Y. Susanto S.Sos kepada media,  kejadian ini diduga karena persoalan pembagian air bersih. "Pelaku merusak paralon milik korban, dan sudah diingatkan oleh adiknya, tetapi tidak terima sehingga terjadi perselisihan dan akhirnya terjadi pembacokan. Korban menderita luka pada lengan kanannya sebanyak satu bacokan"


Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Sumberbaru, beserta barang bukti berupa sebilah clurit besar yang terdapat bercak darah. Kepada pelaku akan dikenakan pasal 351 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. (her/sat) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact