Jenasah TKI Tertukar Dengan Jenasah Lain - Kabare Jember <>

Breaking

Jenasah TKI Tertukar Dengan Jenasah Lain

Jenasah TKI Tertukar Dengan Jenasah Lain

Jember, Kabarejember.com
- Warga Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, di kagetkan dengan adanya berita meninggalnya salah satu warganya yang sedang mengais rezeki di negeri jiran Malaysia. Suliyati (41) seorang janda beranak dua ini yang sudah lama bekerja sebagai TKW ini, menghembuskan nafas terakhirnya di tempat kerjanya di Malaysia.

Sialnya, saat proses pemulangan jenazah ke kampung halaman, jenazah Suliyati ditemukan tertukar dengan jenazah TKW lain. Padahal untuk proses pemulangan jenazah ini, komunitas TKI yang ada di Malaysia, telah dengan susah payah mengumpulkan dana dengan tujuan memulangkan jenazah secara mandiri. Dari investigasi yang dilakukan, ongkos cargo untuk pemulangan jenazah ini menghabiskan anggaran sekitar 4.800 ringgit atau setara 16 juta rupiah.

Diduga tertukarnya jenazah Suliyati, adalah akibat human error saat di lakukan manivest di rumah sakit setempat.

“ Awalnya, kejadian itu diketahui oleh keluarganya pada saat pihak kargo Malaysia mengirim data dan foto jenasah kepada pihak keluarganya ". kata Baru Basuki Kepala Dusun setempat yang berhasil di konfirmasi pada Sabtu 23 Januari 2021 sekitar pukul 21.30 di rumahnya.

Menurut Difaayin (36) Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jember, kejadian yang menimpa seorang TKW ini, sangat sangat sangat di sesalkan.
" Loh kok bisa keliru, gimana tanggung jawab pihak KBRI, para TKI ini adalah pejuang devisa, ketika terjadi hal seperti ini, mestinya negara harus hadir ". ucap Difa dengan nada jengkel.
Dalam keterangan selanjutnya, Difa mengatakan bahwa SBMI akan membantu untuk mendesak pihak pihak terkait agar segera memulangan jenazah Suliyati ke kampung asalnya.

Suyono, Kepala Desa Grenden ketika di konfirmasi, membenarkan semua kejadian yang menimpa warganya. Bahkan saat itu juga, tim Pemdes telah melakukan pendampingan kepada pihak keluarga untuk melakukan koordinasi dengan pihak cargo yang menangani pengiriman jenasah di karenakan jenazah yang tertukar tersebut sudah ada di Bandara Juanda Surabaya.

“ Awalnya pihak Cargo asal Malaysia ini cukup alot untuk diajak ngomong. Kami menyampaikan apa adanya, artinya mana mungkin kami bisa menerima jenazah ini sedangkan bukan ini yang seharusnya kami terima ". kata Deni, salah seorang dari Tim Pemdes.

Dibantu Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) wilayah Surabaya dan bekerja sama juga dengan pihak-pihak terkait, seperti Imigrasi, akhirnya diketemukan alamat identitas jenazah atas nama Suliyanti dengan alamat paspor Bekasi, Jawa Barat. Namun ketika hal tersebut di koordinasikan dengan Kantor Imigrasi Bekasi, ternyata jenazah Suliyanti berasal dari wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Mengetahui kejadian seperti ini, beberapa aliansi/organisasi kemasyarakatan yang memang sudah ada di wilayah Kabupaten Jember ini, yang salah satunya adalah Laskar Sholawat Nusantara (LSN) telah melakukan koordinasi secara terorganisir, untuk melakukan penggalangan dana dengan maksud memulangkan jenazah Suliyati yang masih berada di Rumah Sakit Malaysia secara mandiri.

" Jenazah Suliyati warga desa Grenden saat ini masih berada di rumah sakit di Malaysia, kini masih dalam proses pemulangan ke kampung halaman, seperti telah di ketahui, pemulangan jenazah secara mandiri akan menghabiskan anggaran sekitar 16 jutaan, untuk itu kami mohon pada rekan rekan untuk ikut peduli, ikut mendonasikan sebagian uangnya guna membantu keluarga korban ". ungkap Sayid, perwakilan koordinator LSN Desa Grenden. (heri/afa)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact