Ledakan Tabung Gas Hanguskan Kandang Ayam - Kabare Jember <>

Breaking

Ledakan Tabung Gas Hanguskan Kandang Ayam

Ledakan Tabung Gas Hanguskan Kandang Ayam

 



Jember,kabarejember.com 

 -- Akibat meledaknya tabung gas LPJ 3 kilogram, sebuah kandang ayam yang berada di Dusun Muneng, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Jawa Timur, milik Mustakim (52) hangus terbakar tak bersisa.


Kejadian tersebut tentu saja mengagetkan warga, pasalnya, kebakaran yang dipicu oleh kebocoran gas ini terjadi di pagi hari, sekitar pukul 05.30 pada hari Jumat 18 Desember 2020. 


Dari informasi yang dihimpun,  diperoleh keterangan bahwa kebakaran yang terjadi adalah akibat dari bocornya gas saat pergantian dari tabung lama ke tabung gas yang baru. " Pagi itu saya dapat perintah untuk mengganti tabung gas yang sudah habis, gas ini diperuntukan buat penghangat ayam ". ujar salah seorang karyawan yang tidak mau disebutkan namanya. 


Dalam keterangan selanjutnya, karyawan ini mengatakan bahwa ayam ayam yang sedang dalam perawatannya ini sejenis ayam blower dan masih berumur sekitar 10 hari, jadi sama sekali tidak boleh dalam kondisi kedinginan, karena bisa berakibat fatal. Tak lama berselang, sekitar setengah jam dari waktu penggantian tabung, tiba tiba ada api yang menyala dan secara cepat membesar, hingga para karyawan yang berjibaku memadamkan, tidak berhasil mengendalikannya, dan terjadilah kebakaran yang meluluh lantakan kandang ayam tersebut yang memang terbuat dari bambu, bahan yang sangat mudah terbakar. 


"Jumlah ayam yang sedang dalam proses pembesaran ini berjumlah 12.000 ekor, jadi kerugian yang harus saya tanggung, semuanya sekitar 500 juta ". keluh Mustakim. 


Kapolsek Gumukmas, Resort Jember, Iptu Subagyo SH ketika di konfirmasi, membenarkan tentang kejadian tersebut. " Benar. Memang ada kejadian seperti yang diberitakan, kami pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan, tentang penyebab kebakaran ". kata Subagyo. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian yang di derita oleh Mustakim, dirasakan sangat berat, apalagi di era pandemi ini, dimana semua lapisan masyarakat merasakan betapa sulitnya mengatasi beban hidup. (her/dop) 


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact