Jelang Ramadhan, Sudah Tradisi Santri Dipulangkan dari Ponpes - Kabare Jember <>

Breaking

Jelang Ramadhan, Sudah Tradisi Santri Dipulangkan dari Ponpes

Jelang Ramadhan, Sudah Tradisi Santri Dipulangkan dari Ponpes

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--- Sudah menjadi teradisi tiap tahun anak didik santri atau pondokan menjelang bulan puasa dipulangkan oleh pengasuh Pondoknya,
seperti yang telah di lakukan oleh pengasuh Pondok  pesanteren Al Kholiliyah yang ada di dusun kerajan rt 05 rw 02 Berani Kulun kec.Maron kab.Probolinggo .

Menurut Muhyidi kades Berani kulon pemulangan anak didik santri di pulangkan dengan cara  2 tahap yang pertama 50 anak dan tahap ke dua  73 anak didik santriwan santriwati.
di tengah ramainya wabah Covod-19 tidak lepas dari pantauan Tim pencegahan pemutus virus Corona,
 yang mana sebelum para santri pulang ke rumahnya ,
dari pihak Muspika  yang di pimpin langsung  Drs.Imam Syafi'i Msi sebagai Camat  Maron,
       menghimbau pada anak santri Al Kholiliyah yang di asuh oleh Ky H.Nor Kholis ,
 ketika sudah berada di rumahnya tidak boleh keluar kalau tidak begitu penting ,
selain menjaga kesehatan dan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas apa pun,
di samping itu berolahraga atau berjemur 15 menit di atas jam 9.00 pagi juga di sarankan menjaga kebersihan di sekitar rumah agar tidak lembab karna tempat yang sulit masuknya sinar matahari biasanya penyakit itu mudah datang .tuturnya pak Camat pada para Santri.

Selanjutnya di tempat yang sama bapak kepala desa Berani kulon meminta seluruh warganya agar selalu menjaga lingkungan rumah serta tidak perlu ke luar rumah dan jauhi perkumpulan tidak penting yang nantinya akan mengakibatkan tertularnya Virus Corona dari luar daerah.

lalu gunakan Masker ketika keluar rumah agar terbebas dari udara kotor,
 karna melalui pernafasan Covid-19 juga mudah menular pada kita.

harapan kami  jangan panik dan segera melaporkan pada tim satgas desa  apabila ada salah satu warga Desa Berani Kulon mengalami gejala yang mengkuwatirkan seperti Batuk dan sesak nafas,
karena kami beserta tim Satgas kesehatan desa selalu  siap melayani dan menanganinya dengan cepat.(M.H)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact