Akhirnya Tiger Tewas Ditembus Pelor - Kabare Jember <>

Breaking

logo

Akhirnya Tiger Tewas Ditembus Pelor

Akhirnya Tiger Tewas Ditembus Pelor



Jember, Kabarejember.com
 ----- Moh Chotib alias Tiger (45) perampok sadis asal Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Arjasa Jember,   tewas setelah dilumpuhkan dengan timah panas. Diduga,  karena pelaku melakukan perlawanan saat akan ditangkap di tempat persembunyiannya, Minggu (8/9/2019) malam.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH.Sik.MH,  dalam konferensi pers di Mapolres mengatakan, tersangka merupakan spesialis perampokan di rumah-rumah dan  tidak segan segan melukai korbannya. "Dari catatan kepolisian, Tiger sudah 5 kali bolak balik masuk penjara dalam kasus yang sama. Terakhir, melakukan aksi di rumah Ahmad Rudi Tri di Kelurahan Baratan Patrang," terang Kapolres.

Korbannya kata Kusworo,  adalah Rudi,  kejadian berlangsung pada bulan Juli 2019 lalu. Rumah korbannya kemasukan maling, kemudian mengambil handphone dengan cara mencungkit jendela. 

Dari hasil penyelidikan Polsek Patrang, ditemukan titik terang identitas pelaku melalui konter handphone tempat pelaku menjual hasil curiannya.  Tidak mau kehilangan buruannya, Unit Reskrim Polsek Patrang langsung melakukan penggerebekan di tempat persembunyian Tiger.

Namun kata Kusworo, upaya paksa polisi menangkap pelaku mendapat perlawanan. Pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam dan berusaha merebut senjata petugas. "Pada saat dilakukan penangkapan ada perlawanan dari yang bersangkutan dengan mengeluarkan senjata tajam kemudian rebut-rebutan senjata api dan akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku. Kemudian terjadi pendarahan dan pelaku meninggal di rumah sakit," jelas Kusworo.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah pisau, 1 buah linggis, 3 unit handphone, dan 1 unit motor Yamaha Mio sebagai sarana melakukan kejahatan. (mul/mia/hms )

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact