Bupati Tekankan Tidak Boleh Ada Tempat Maksiat - Kabare Jember <>

Breaking

Bupati Tekankan Tidak Boleh Ada Tempat Maksiat

Bupati Tekankan Tidak Boleh Ada Tempat Maksiat


Lumajang, KaJe
( 27 April 2019) ---Pemkab Lumajang sudah berkibijakan, bahwa tidak boleh ada tempat maksiat di Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., (Cak Thoriq), saat meresmikan Gedung Darul Falah di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Sabtu (27/4/2019) malam.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., (Cak Thoriq), menyampaikan, bahwa pemerintah harus mempunyai program dan kebijakan-kebijakan yang jelas. Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah mempunyai kebijakan, salah satunya adalah larangan adanya tempat maksiat.

"Saya sudah memerintahkan semua jajaran ketika ada tempat maksiat buka, langsung saya perintah agar ditutup," ungkapnya.

Bupati menjelaskan, bahwa setiap melaksanakan Safari Jum'at dapat mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat secara langsung.

"Saya bersama jajaran TNI dan Polri akan terus ikhtiar dalam menjaga stabilitas di Kabupaten Lumajang. Sehingga masyarakat Lumajang kedepan lebih sejahtera," pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol. Inf. Akhmad Fauzi, SE., mengingatkan pentingnya suasana yang kondusif setelah pelaksanaan pemungutan suara Pemilu serentak 2019.

Dandim 0821 menegaskan, bahwa sampai nanti pengumuman hasil Pilpres secara resmi diumumkan oleh KPU, masyarakat dapat menjaga keadaan tetap aman dan kondusif.

 "Semoga Kabupaten Lumajang tetap aman - aman saja dengan kepemimpinan Bupati yang sekarang," ujarnya.

Sementara itu, Takmir masjid Darul Falah, Muhammad Maskur, S.Pd.I., melaporkan, bahwa gedung Darul Falah terdiri dari beberapa ruangan, seperti kantor takmir masjid Darul Falah, ruang serba guna, ruang pertemuan/ aula, dan sekretariat unit pengelola zakat.

Dengan selesainya pembangunan gedung Darul Falah, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruangan kesehatan dalam melayani masyarakat dan menjual obat, sehingga dapat dijadikan sebagai tempat usaha. Ruang pertemuan yang mampu menampung kurang lebih 100 orang. Serta terdapat ruang inap yang dapat digunakan oleh masyarakat dari luar daerah.

Peresmian gedung di komplek masjid tersebut bersamaan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dengan mubaligh Ustadz H. Moch. Wahib, M.Ag. Pada kesempatan itu, juga dilakukan tashoruf atau distribusi zakat maal menjelang ramadhan yang diberikan kepada 325 orang. (Suatman)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact