Pemkab Jember Bentuk FOPD - Kabare Jember <>

Breaking

logo

Pemkab Jember Bentuk FOPD

Pemkab Jember Bentuk FOPD


Jember, KaJe
Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (FOPD) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jember tahun 2020.
Forum OPD ini digelar di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin, 4 Maret 2019. Bupati dan Wakil Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR dan Drs. KH. Abdul Muqit Arief, hadir dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan tersebut bupati menegaskan, dalam merancang rencana kerja tahun 2020 itu agar fokus pada target RPJMD sambil menjalankan program tahun 2019.
"Sehingga tahun 2020 harus mengacu kepada tema yang menguatkan target tersebut yaitu mandiri, kuat, dan bersih," terangnya.
Fokus target mengarah pada penguatan ekonomi, penguatan integritas pemerintahan, dan memperkuat sistem SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk memastikan pelayanan cepat, murah, tidak ada pungli.
Dalam pengarahannya itu, bupati memaparkan program yang menjadi perhatian pada tahun 2020. Diantaranya adalah wisma serbaguna untuk jamaah umroh dan haji, dengan kapasitas 800 kamar tidur.
Untuk menuju wisma serbaguna itu, prioritas pembangunan pada tahun 2019 adalah menuntaskan embarkasi haji dan umroh.
Pada tahun 2020 juga menuntaskan pembangunan Ruang Terbuka Hijau di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Menyelesaikan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan,  juga menjadi prioritas di tahun 2020 nanti.
Pada tahun yang sama, Kabupaten Jember memerlukan transportasi massal. Karena itu, mulai saat ini perlu merencanakan pembangunan transportasi massal tersebut.
"Sudah saatnya Jember ini, yang jaraknya dari ujung ke ujung jauh, bisa ditempuh lebih mudah, murah, dan cepat," ungkapnya. Pembangunan transportasi massal tersebut akan dimulai dirancang dari tahun 2020.
Jember punya potensi sungai yang banyak. Menurut bupati, selama ini potensi sungai ini belum tergarap dengan baik.
Sungai di Jember, bagi bupati, semestinya bisa menjadi potensi wisata maupun potensi ekonomi bagi masyarakat.
Karena itu, hal baru yang perlu dikembangkan adalah wisata berbasis sungai, yang harus dirancang pada tahun 2020.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact